Kamis, 28 Mei 2009

__STACK ( Tumpukan )__

- Adalah tumpulan data yang seolah-olah ada data di atas data lain.
- Suatu metode untuk Input dan hapus di dalam memori komputer.

Konsep utama dalam STACK adalah LIFO ( Last In First Out ).
Contoh:

5 Guntur

4 Aditya
3 Tyas
2 Hendra
1 Dyah

Data nomor 1 datang/masuk duluan, data nomor 5 yang paling atas yang keluar terlebih dahulu.

Algoritma:
1. Input/tambah data
• Jika ada input maka no stack/no tumpukan yang semula 0 akan tambah 1 demi 1 sampai maksimal tumpukan.

2. Pengambilan data
• Jika ada pengambilan data maka data dipindahkan di variabel lain contohnya temp. Dan posisi tumpukannya yang semula maksimal akan berkurang 1 demi 1 sampai posisi 0 kembali.



1. Deklarasi STACK

Type
Const
Max = 5;
Nama record = Record
Data : type data;
Top : byte;
End;
Nama_array = ARRAY [1..max] of Nama record;
Var
STACK : nama Array;

1 2 3 4





Nama Array----- Barang
Nama Record--- Coba
Nama Variabel-- Stack

Contoh Deklarasi dari gambar diatas:

Type
Coba = record
Data :string;
Top : byte;
End;
Barang = ARRAY [1..4] of coba;
Var
Stack:barang;

2. Operasi pada STACK
• CREATE
Membuat stack baru yang masih kosong.

Procedure create;
Begin
Stack.top:=0;
End;

• FULL
Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh atau belum.

Fuction full:bolean;
Begin
Stack.top:=max;
End;

• PUSH
Menambah sebuah elemen ( data ) kedalam stack
Syarat: tidak bisa dilakukan jika stack sudah penuh.

Procedure push ( input:string );
Begin
If not full then
Begin
Stack.top:=stack.top;
Stack.data:=input;
End;
End;

• EMPTY
Fuction empty: bolean;
Begin
Empty:=false;
If top:=0 then empty:=true;
End;

• POP
Mengambil elemen teratas dari stack.
Syarat: Stack tidak boleh kosong.

Procedure Pop ( elemen:string );
Begin
If not empty then
Begin
Elemen:=stack.data;
Stack.top:=top – 1;
End;
End;

Rabu, 27 Mei 2009

__RECORD (REKAMAN)__

Sebuah record rekaman disusun oleh beberapa field. Tiap field berisi data dari tipe dasar / bentukan tertentu. Record mempunyai kelebihan untuk menyimpan suatu sekumpulan elemen data yang berbeda-beda tipenya (di banding array). Contoh , sebuah record dengan empat buah field.

Field 1 Field 2 Field 3 Field 4
Cara pendeklarasian dari record adalah sbb:
• Mendefinisikan tipe dari record (jumlah field, jenis tipe data yang dipakai),
• Mendefinisikan variabel untuk dilakukan operasi.
SYNTAX
type
nama_record = record
identifier_1 : tipe_data_1;
:
:
identifier_n : tipe_data_n;
end;
var variabel : nama_record;
Contoh.
type
Data_mahasiswa = record
Nama : string;
Usia : integer;
Kota : String;
Kodepos : integer;
end;
Var
x: Data_mahasiswa;
1. Pengaksesan Elemen Record
Nama variable disertai nama field.
x.Nama
x.Usia
x.Kota
x.Kodepos
Contoh.
program RECORD_INTRO;
type tanggal = record
bulan, hari, tahun : integer;
end;
var waktu : tanggal;
begin
waktu.hari :=25;
waktu.bulan:=09;
waktu.tahun:= 1983;
writeln('hari ini adalah ',waktu.hari,':',waktu.bulan,':', waktu.tahun)
end.
2. Pengunaan With … do
Pernyataan with untuk lebih menyederhanakan pengaksesan field-field pada record. Pemrograman dapat mengakses field cukup dengan menyebutkan nama field-nya saja. Misalkan pernyataan :
x.Nama
x.Usia
x.Kota
x.Kodepos
menjadi
with x do
Begin
Nama
Usia
Kota
Kodepos
end
Contoh.
program RECORD_INTRO;
type tanggal = record
bulan, hari, tahun : integer;
end;
var waktu : tanggal;
begin {program utama}
with waktu do {mulai with}
begin
hari :=25;
bulan:=09;
tahun:=1983;
writeln('hari ini adalah ',hari,':',bulan,':', tahun)
end {akhir with}
end.
3. Array dari Record
Suatu array dapat juga berisi record contoh suatu deklarasi record tanggal.
type tanggal = record
bulan, hari, tahun : integer;
end;
var waktu : tanggal;
kemudian kita membentuk suatu array dari record ini, namakan birthdays.
var birthdays : array[1..10] of tanggal;
pernyataan ini akan membentuk suatu array dengan 10 elemen. Dimana tiap elemen adalah sebuah record tanggal, yaitu, terdiri atas bulan, hari, tahun dengan tipe data Integer.
Digambarkan seperti berikut:

Contoh Pemberian nilai awal dari masing-masing elemen birthdays:
Birthdays[1].hari :=25;
Birthdays[1].bulan:=09;
Birthdays[1].tahun:=1983;
4. Record di dalam Record
Record bisa berisi record lain sebagai field. Seperti contoh record tanggal dan jam dikombinasikan menjadi sebuah record saat ini,
type tanggal = record
bulan, hari, tahun : integer;
end;
type waktu =record
jam, menit, detik : integer;
end;
type waktu_ini =record
tanggal_ini : tanggal;
waktu_ini : waktu
end;
Kemudian kita perlu membuat variabel kerja
var saat_ini : waktu_ini;
pemberian nilai akan terjadi seperti di bawah ini:
saat_ini.tanggal.bulan:= 11;
saat_ini.tanggal.hari:= 2;
saat_ini.tanggal.tahun:= 1985;
saat_ini.waktu.jam:= 3;
saat_ini.waktu.menit:= 3;
saat_ini.waktu.detik:= 33;

'''JENIS-JENIS DATA'''

Secara umum jenis-jenis data dapat dikelompokkan atas 2 bagian, yaitu :

1. Jenis data primitif, terdiri atas :

a. Integer

b. Real

c. Boolean

d. Karakter

2. Jenis data campuran, yaitu : "String".

n INTEGER

Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :

( ....., -(n+1), -n, ....., -2, -1, 0, 1, 2, ....., n, n+1, ..... )

Operasi-operasi dasar yang ada dalam integer antara lain :

Ÿ Penjumlahan

Ÿ Pengurangan

Ÿ Perkalian

Ÿ Pembagian

Ÿ Perpangkatan, dsb

Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai : "binary operator". Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai "unary operator". Contoh dari unary operator adalah operator negasi. Operator ini berfungsi untuk mengubah tanda suatu operand.

n REAL

Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Disini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu : mantissa (pecahan) & eksponen.

Contoh :

Di dalam sistim desimal, 123000 = 0.123 * 106.

Di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.

Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE

n BOOLEAN

Jenis data ini disebut juga jenis data "logical". Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai salah satu dari "true" atau "false". Operator-operator yang dikenal pada jenis data ini terdiri atas:

A. Operator Logika, yaitu : NOT, AND dan OR.

Ÿ Operator OR akan menghasilkan nilai "true", jika salah satu atau kedua operand bernilai "true".

Ÿ Operator AND akan menghasilkan nilai "true", jika kedua operand bernilai "true".

Ÿ Sedangkan operator NOT akan menghasilkan nilai "true", jika operand bernilai "false", dan sebaliknya.

Ÿ Operator NOT merupakan "precedence" dari operator AND dan OR.

Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus dievaluasi sebelum operator AND dan OR.

B. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =.

n KARAKTER & STRING

Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan simbol-simbol khusus. Sedangkan jenis data string merupakan jenis data campuran, karena elemen-elemennya dibentuk dari karakter-karakter di atas. Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut sebagai alphabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda "aphosthrope".

Contoh :

Misal, diberikan himpunan alphabet A = { C, D, 1 }.

String-string yang dapat dibentuk dari alphabet di atas antara lain adalah :

'CD1', 'CDD', 'DDC', 'CDC1', ...dsb, termasuk "null string" atau "empty string".

Himpunan yang anggotanya adalah semua string yang dapat dibentuk dari suatu himpunan alphabet disebut sebagai "vocabulary". Suatu vocabulary V yang dihasilkan dari himpunan alphabet A dinotasikan dengan VA atau A*.

Jika suatu string dibentuk dari alphabet { 0, 1 }, maka string yang terbentuk disebut dengan "Bit String".

Secara umum, suatu string S yang dibentuk dari himpunan alphabet A, dituliskan :

S = 'a1a2 ..... aN'

di mana setiap karakter ai anggota A untuk, 1 £ i £ N.

Dalam suatu string terdapat 3 operasi utama, yaitu :

1. Length

2. Concatenation

3. Substring


m LENGTH

Nilai dari operasi ini adalah suatu integer yang menunjukkan panjang dari suatu string.

Contoh :

A. Jika diberikan string S = 'a1a2 ..... aN'.

Maka LENGTH(S) = N.

B. Jika diberikan string S = 'ABCD13AB', maka LENGTH(S) = 8.

m CONCATENATION

Operasi ini bekerja terhadap dua string dan hasilnya merupakan resultan dari kedua string tersebut. Operasi ini hampir sama dengan operasi gabungan. Jika S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string, maka bentuk operasi concatenation dinotasikan dengna : CONCAT(S1,S2).

Contoh :

Misal S1 = 'a1a2 ..... aN' dan S2 = 'b1b2 ..... bM'

Maka CONCAT(S1,S2) = ' a1a2 ..... aNb1b2 ..... bM'

Panjang dari string yang baru (resultan) merupakan jumlah panjang dari masing-masing string atau :

LENGTH(CONCAT(S1,S2)) = LENGTH(S1) + LENGTH(S2)

m SUBSTRING

Operasi ini adalah operasi membentuk string baru, yang merupakan bagian dari string yang diketahui. Notasi adalah :

SUBSTR(S,i,j)

di mana : S = string yang diketahui.

i dan j adalah integer

i = posisi awal substring, 0 £ i £ LENGTH(S)

j = banyak karakter yang diambil, 0 £ j £ LENGTH(S) dan 0 £ i+j-1£ LENGTH(S)

Contoh :

Diberikan S = 'a1a2 ..... aN' ; i = 2 ; j = 4.

Maka SUBSTR(S,i,j) = SUBSTR(S,2,4) = 'a2a3a4a5'